Postingan

    FILOSOFI PENDIDIKAN INDONESIA Pancasila Sebagai Entitas dan Identitas Bangsa Indonesia dan Perwujudan Profil Pelajar Pancasila pada Pendidikan yang Berpihak pada Peserta Didik dalam Pendidikan Abad ke-21     Sejarah perjalanan Pendidikan Indonesia dapat dikatagorikan menjadi 3 fase, diantaranya adalah : sebelum kemerdekaan, setelah kemerdekaan dan pendidikan di abad 21. Pada mulanya Pendidikan di Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh pemerintah konila belanda yang menjasikan Pendidikan sebagai pemenuhan kebutuhan Belanda atas kepentingannya terhadap kalangan ningrat dan orang-orang yang bekerja untuknya. Pendidikan yang diberikan hanya sebatas Pendidikan intelektual saja tanpa pemberian Pendidikan budi pekerti. Kemudian Ki Hajar Dewantara melalui pidatonya menyampaikan tentang pelajaran budi pekerti. Dalam pidatonya tersebut Ki Hajar Dewantara menyampaikan tentang pentingnya memberikan Pelajaran Budi Peketi sehingga terlahir generasi yang memiliki Karakter yang mampu

Kesimpulan Penguasaan Materi Perjalanan Pendidikan Nasional

Gambar
      Di awal proses pembelajaran, mahasiswa diminta untuk menuliskan refleksdi diri dengan pertanyaan panduan: Siapa saya saat ini? Mengapa saya memilih menjadi guru? Dan bagaimana saya bisa menjadi guru yang berpihak kepada peserta didik? Jawabab untuk pertanyaan pertama dan kedua dapat bersifat subjektif, tergantung bagaimana motivasi kita sebagai mahasiswa dalam mengenali diri dan menentukan pilihan. Namun pertanyaan no 3 membutuhkan jawaban yang mungkin memerlukan pemahaman lebih menyeluruh dalam menjawabnya. Jika dikaitkan dengan pemahaman Ki Hajar Dewantara yang menyatakan bahwa “Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan budi pekerti, kekuatan batin, pikiran, Intelektualitas dan Jasmani anak-anak.” Maka untuk menjadi guru yang berpihak kepada peserta didik, kita harus mengenali potensi peserta didik kita dan menuntun peserta didik untuk mampu mengembangkan segenap potensi yang ada pada dirinya. Dalam menuntun pertumbuhan kodrat anak, Ki Hajar Dewantara mengibaratkan peran G
Gambar
Foto Hasil Praktikum Jaringan Tumbuhan   Tujuan:  1. Mengamati bentuk-bentuk Sel dan komponen-komponen sel seperti: dinding sel dan lumen sel. 2. Mengamati isi sel terutama komponen protoplasmik seperti inti, kloroplas dan plastida lain, aliran sitoplasma. W   Foto Stomata Daun Rhoeo discolor dengan Perbesaran 400 X   Foto Sayatan  Daun Rhoeo discolor dengan Perbesaran 400 x Foto Kloroplas Daun Hydrilla dengan Perbesaran 400 x

RPP BERKARAKTER 2

Gambar
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KD. 3.2 Nama Sekolah   : SMA Negeri XX Mata Pelajaran   : Biologi Kelas/Semster   : X/II ( G enap) Pertemuan : 1 6 Alokasi Waktu   : 2 x 4 5 menit Standar Kompetensi    : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati Kompetensi Dasar      : 3.2 Mengkomunikasikan keanekaragaman hayati Indonesia, dan usaha pelestarian serta pemanfaatan sumber daya alam Indikator: Menggambar pembagian wilayah flora dan fauna   Indonesia Mendeskripsikan pembagian wilayah flora dan fauna Indonesia Mendeskripsikan berbagai tipe bioma yang ada di Indonesia Memberikan alasan arti penting keanekaragaman hayati perlu dilstarikan Membedakan pelestarian in-situ dan e-ksitu Nilai Karakter Budaya Bangsa “ Religius ·        Merasakan kekuasan Tuhan yang telah menciptakan ber